Dari Taruna Nusantara ke Satreskrim Minut, Jejak IPTU Lega Ikhwan Herbayu Mengawal Penegakan Hukum

MINAHASA UTARA – Di balik berbagai pengungkapan kasus kriminal yang terjadi di wilayah Kabupaten Minahasa Utara, terdapat sosok perwira muda yang kini memimpin Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Minut, IPTU Lega Ikhwan Herbayu, S.Tr.K., M.H.Perwira kelahiran Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, itu dipercaya mengemban jabatan Kasat Reskrim Polres Minahasa Utara setelah melalui sejumlah penugasan di lingkungan Polda Sulawesi Utara.

Kariernya menunjukkan perjalanan yang relatif cepat, mulai dari penugasan sebagai perwira pertama hingga akhirnya memimpin satuan yang menjadi ujung tombak pengungkapan tindak pidana.

Lega menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Kota Cirebon sebelum melanjutkan pendidikan di SMA Taruna Nusantara Magelang, sekolah yang dikenal membentuk karakter kepemimpinan dan kedisiplinan. Setelah lulus pada 2016, ia melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian dan resmi dilantik sebagai perwira Polri pada 2021 dengan gelar Sarjana Terapan Kepolisian (S.Tr.K.).

Di sela pengabdiannya, ia juga menyelesaikan pendidikan Magister Hukum (M.H.), sebagai bekal memperkuat pemahaman di bidang penegakan hukum.

Karier kepolisiannya dimulai di Polda Sulawesi Utara sebagai Pama Polda Sulut. Ia kemudian dipercaya menjadi Danton Dalmas Kie 3 Sipasdal Subdit Dalmas Ditsamapta Polda Sulut. Tidak lama berselang, ia dimutasi ke Polres Minahasa Utara dan mengemban sejumlah jabatan strategis, mulai dari Paur Subbag Strajemen dan RB Bagren, Kanit 1 Satreskrim, hingga bertugas di Ditreskrimum dan Spripim Polda Sulut.

Pada pertengahan 2025, Lega memperoleh kenaikan pangkat menjadi Inspektur Polisi Satu (IPTU). Beberapa pekan kemudian, ia dilantik sebagai Kasat Reskrim Polres Minahasa Utara, sebuah amanah yang menempatkannya di garis depan penanganan berbagai perkara pidana di wilayah tersebut.

Sejak memimpin Satreskrim, berbagai kasus menonjol berhasil diungkap bersama timnya. Mulai dari penangkapan residivis spesialis pencurian kendaraan bermotor dan pencurian barang elektronik lintas kabupaten, pengungkapan pencurian emas di Desa Mapanget Dua, pencurian hewan ternak, hingga sejumlah kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam dan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak.

Dalam berbagai kesempatan, IPTU Lega menekankan pentingnya respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat. Baginya, kecepatan bertindak menjadi salah satu kunci untuk mencegah pelaku melarikan diri sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Pendekatan tersebut diwujudkan melalui optimalisasi kinerja Tim Resmob dan Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Minut. Selain melakukan penindakan, ia juga aktif mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap dugaan tindak pidana kepada kepolisian, termasuk melalui layanan Call Center 110.

Bagi IPTU Lega Ikhwan Herbayu, jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Di tengah dinamika kriminalitas yang terus berkembang, ia bersama jajarannya dituntut tidak hanya mampu mengungkap perkara, tetapi juga menghadirkan rasa aman melalui penegakan hukum yang profesional, proporsional, dan berkeadilan.

Perjalanan kariernya yang masih panjang menjadikan IPTU Lega sebagai salah satu perwira muda yang mendapat kesempatan membuktikan kapasitasnya. Di Minahasa Utara, tantangan itu kini dijawab dengan kerja lapangan, pengungkapan kasus, dan upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum. (Tomy)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *