Sangihe, Merdekasatu.online – Kondisi cuaca ekstrim yang terjadi di perairan laut Sulawesi Utara terlebih khusus di perairan Sangihe membuat Plh Kapolres Kabupaten Kepulauan Sangihe, AKBP Edwin Humokor, mengeluarkan himbauan bagi masyarakat sekitar.
“Bagi masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam beberapa hari ke depan,” ujar Humokor, Senin (27/7/2026).
Beberapa hal yang patut menjadi perhatian, menurut dia adalah mengutamakan keselamatan dan mewaspadai gelombang tinggi, memeriksa kondisi kapal dan peralatan keselamatan, jangan memaksakan berlayar jika kondisi cuaca buruk, dan tetap mengikuti arahan petugas.
“Memaksakan berlayar dalam kondisi cuaca buruk dapat berakibat fatal bagi kapal penumpang dan kapal-kapal nelayan. Lebih baik menunggu cuaca kondusif. Ingat, tidak ada perjalanan maupun pekerjaan seharga nyawa,” jelas perwira menengah polri yang humanis ini.
Sebelumnya, berdasarkan prakiraan cuaca maritim BMKG, kondisi perairan di Kepulauan Sangihe berpotensi mengalami gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter atau masuk kategori sedang. Selain itu, angin diperkirakan bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 12–17 knot, disertai potensi hembusan angin yang lebih kencang pada waktu-waktu tertentu.
Kondisi cuaca di wilayah tersebut diperkirakan didominasi berawan hingga berawan tebal. Situasi ini berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran, penangkapan ikan, maupun mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi laut.
BMKG mengimbau seluruh nelayan, operator kapal, dan pengguna transportasi laut agar selalu memantau informasi cuaca terbaru sebelum berlayar. Apabila kondisi cuaca menunjukkan tanda-tanda memburuk, masyarakat diharapkan menunda pelayaran demi menghindari risiko kecelakaan di laut.
Selain itu, seluruh pengguna kapal juga diminta memastikan perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung, alat komunikasi, serta peralatan darurat lainnya dalam kondisi baik dan siap digunakan.
BMKG menegaskan bahwa kewaspadaan terhadap perubahan cuaca merupakan langkah penting untuk meminimalkan risiko yang dapat mengancam keselamatan jiwa maupun aktivitas pelayaran di wilayah perairan Kepulauan Sangihe. (Tomy)

