MANADO, Merdekasatu.online – Polda Sulawesi Utara mulai merealisasikan pengembangan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Manado dengan membangun gedung rawat inap baru. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sekaligus mendorong rumah sakit kepolisian tersebut naik kelas menjadi RS Bhayangkara Tingkat II.
Peletakan batu pertama pembangunan gedung baru digelar Kamis (20/8/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie dan dihadiri jajaran pejabat utama Polda Sulut.
Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, pengembangan RS Bhayangkara Manado merupakan tindak lanjut instruksi Mabes Polri melalui Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri.
Menurutnya, peningkatan status rumah sakit membutuhkan penambahan kapasitas tempat tidur secara bertahap. Saat ini RS Bhayangkara Manado memiliki sekitar 120 tempat tidur. “Secara perlahan kita tingkatkan menuju 200 tempat tidur sebagai syarat menuju Tingkat II,” kata Awi.
Pada tahap pembangunan kali ini, Polda Sulut menyiapkan tambahan 28 kamar rawat inap. Pengembangan belum berhenti di sana. Sebanyak 52 kamar tambahan lainnya ditargetkan dapat dibangun pada tahun berikutnya.
Jika seluruh tahapan terealisasi, kapasitas rumah sakit diharapkan mencapai sekitar 200 tempat tidur sehingga dapat memenuhi salah satu persyaratan peningkatan status menjadi rumah sakit tingkat II.
Pembangunan gedung baru tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kerja atau sekitar pertengahan Desember 2026. Untuk menjaga pelaksanaan proyek sesuai target dan standar yang ditetapkan, pengawasan dilakukan secara melekat dengan melibatkan unsur Irwasda Polda Sulut.
Selain meningkatkan kapasitas, pengembangan fasilitas ini diharapkan semakin memperkuat pelayanan kesehatan bagi personel Polri sekaligus masyarakat umum.
Awi menegaskan, pelayanan di RS Bhayangkara Manado selama ini mengedepankan etos kerja dan prinsip pelayanan inklusif. Salah satunya diterapkan dalam penanganan pasien di unit gawat darurat. “Penanganan darurat di UGD selalu mendahulukan pertolongan korban tanpa membebani urusan administrasi di awal,” ujarnya.
Dengan tambahan fasilitas rawat inap tersebut, Polda Sulut berharap RS Bhayangkara Manado tidak hanya memiliki kapasitas pelayanan yang lebih besar, tetapi juga mampu memberikan layanan kesehatan yang semakin optimal bagi anggota Polri, keluarga, maupun masyarakat di Sulawesi Utara. (Jh)

