Supervisi Divpropam Polri di Polda Sulut, Menjaga Marwah Institusi dari Dalam

Oplus_131072

Manado, Merdekasatu.online – Di balik seragam yang dikenakan setiap anggota Polri, ada satu fungsi yang bekerja senyap namun memiliki peran sangat penting yakni memastikan setiap personel tetap berjalan di rel disiplin, etika, dan profesionalisme. Fungsi itu adalah Profesi dan Pengamanan, atau Propam.

Ruang pertemuan di Markas Polda Sulawesi Utara menjadi tempat berlangsungnya agenda strategis ini pada Rabu (20/5/2026). Tim Supervisi dari Divisi Profesi dan Pengamanan Polri hadir untuk melakukan supervisi kewilayahan fungsi Propam Tahun Anggaran 2026.

Dipimpin Kombes Pol Dedy Darmawansyah, tim tersebut disambut jajaran Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sulawesi Utara bersama personel Provos Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Sulawesi Utara, serta Sekolah Polisi Negara Polda Sulawesi Utara.

Bagi sebagian orang, supervisi mungkin hanya terdengar sebagai rutinitas administratif. Namun bagi institusi kepolisian, kegiatan ini merupakan upaya penting untuk menjaga kepercayaan publik.

Kabid Propam Kombes Pol Reindolf Unmehopa yang mewakili Kapolda Sulut menegaskan bahwa supervisi ini bukan sekadar evaluasi, melainkan momentum untuk memperkuat fungsi pengawasan internal di tubuh Polri.

“Supervisi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat fungsi pengawasan internal, penegakan disiplin, serta peningkatan profesionalisme anggota Polri agar pelaksanaan tugas di lapangan semakin baik, humanis, dan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Pernyataan itu mencerminkan peran sentral Propam sebagai penjaga marwah institusi. Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel, pengawasan internal menjadi benteng utama agar setiap kewenangan dijalankan secara bertanggung jawab.

Tantangan yang dihadapi Polri saat ini tidak sederhana. Selain harus menjaga keamanan dan ketertiban, setiap anggota juga dituntut menjunjung tinggi etika profesi. Karena itu, fungsi Propam bekerja melalui pendekatan preventif, edukatif, hingga represif untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan wewenang maupun pelanggaran disiplin.

Dalam forum tersebut, Tim Supervisi Divpropam Polri memberikan arahan, evaluasi, dan solusi konstruktif guna meningkatkan kualitas pelaksanaan fungsi Propam di wilayah Sulawesi Utara.

Kabid Propam Polda Sulut pun menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan sistem pengawasan, meningkatkan kedisiplinan personel, dan memperkuat kontrol terhadap perilaku anggota agar citra Polri tetap terjaga.

Harapan besar disematkan pada kegiatan ini yaitu terbangunnya sinergi yang semakin kuat antara Divpropam Polri dan jajaran kewilayahan, sehingga pengawasan internal dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan berintegritas.

Di balik tugas-tugas kepolisian yang terlihat di lapangan, ada kerja pengawasan yang memastikan setiap langkah aparat tetap berada dalam koridor hukum dan etika. Dan dari ruang supervisi di Polda Sulut, pesan itu kembali ditegaskan bahwa profesionalisme Polri selalu dimulai dari pengawasan terhadap diri sendiri. (Tom)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *