Hari Ketiga Operasi Zebra Samrat 2025: 574 Pelanggaran Terjaring, Edukasi Lalu Lintas Ditingkatkan

Oplus_131072

Manado, Merdeka1.online – Memasuki hari ketiga Operasi Zebra Samrat 2025, jajaran Polda Sulawesi Utara terus mengintensifkan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat pengguna jalan. Operasi yang berlangsung sejak 17 November dan akan berakhir pada 30 November ini kembali mencatat ratusan pelanggaran di wilayah hukum Polda Sulut.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, mengungkapkan bahwa sepanjang Rabu, 19 November 2025, petugas di lapangan mendapati 574 pelanggaran lalu lintas dari berbagai jenis.

“Dari total jumlah tersebut, 364 pengendara diberikan teguran, sementara 10 lainnya dikenai tilang manual. Selain itu, 200 pelanggaran tercatat melalui sistem ETLE statis,” jelasnya.

Jenis Pelanggaran Masih Didominasi Kasus yang berulang. Untuk kendaraan roda dua, pelanggaran terbanyak ialah tidak memakai helm, pengendara di bawah umur, dan membonceng lebih dari satu orang. Situasi serupa juga terlihat pada kendaraan roda empat, di mana pelanggaran didominasi oleh pengemudi yang tidak mengenakan sabuk pengaman, pengemudi di bawah umur, serta penggunaan ponsel saat berkendara.

Edukasi Jadi Fokus Utama Operasi

Meski penindakan tetap dilakukan, Polda Sulut menegaskan bahwa pendekatan edukatif menjadi titik tekan dari operasi tahun ini. Petugas menyambangi komunitas kendaraan roda dua dan roda empat, menyampaikan penyuluhan di sekolah, hingga menyebarkan imbauan melalui media.

“Operasi Zebra tidak hanya soal penindakan. Bagian pentingnya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang keselamatan berkendara,” ujar Hasibuan.

Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat lebih disiplin dan berhati-hati di jalan. “Keselamatan harus selalu diutamakan. Patuhi aturan lalu lintas dan kurangi pelanggaran agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan,” tambahnya. (TL)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *