Seleksi Terpadu Bintara Polri 2026 Polda Sulut Masuk Tahap Rikkes I

MANADO, Merdekasatu.online – Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) resmi memulai rangkaian seleksi penerimaan terpadu Bintara Polri Tahun Anggaran 2026. Tahapan awal adalah pemeriksaan Administrasi di Tingkat Polres dan saat ini dilanjutkan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap I tingkat Panitia Daerah (Panda) yang diselenggarakan di Graha Gubernuran Provinsi Sulut.

Kegiatan ini sendiri dijadwalkan berjalan mulai 13-21 April 2026 dan pemeriksaan kesehatan ini menjadi filter awal yang sangat krusial dalam menentukan kualifikasi fisik calon Bintara Polri.

Sebanyak 1423 orang peserta terdiri dari pria dan wanita yang telah lolos verifikasi administrasi awal kini harus berjuang membuktikan kondisi fisik prima mereka di hadapan tim medis dan memenuhi syarat dalam tahapan Rikkes I.

Transparansi dan Pengawasan Ketat

Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol Slamet Waloya selaku Ketua Pelaksana Seleksi Tngkat Daerah di dampingi Kabid Dokes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif, menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen memegang teguh prinsip BeTAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).

“Kami menjamin tidak ada celah bagi praktik kecurangan. Seluruh tahapan diawasi secara ketat, baik oleh pengawas internal dari Itwasda dan Bid Propam, maupun pengawas eksternal, Ombudsmand Perwakilan Sulut & media massa,” tegasnya saat memantau jalannya tahapan pemeriksaan kesehatan, Senin (13/4/2026).

Aspek Pemeriksaan Rikkes Tahap I

Pada tahap pertama ini, tim dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulut melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap bagian luar tubuh peserta, yang meliputi pengukuran tinggi dan berat badan dimana harus sesuai dengan standar indeks massa tubuh yang ditetapkan.

Kemudian terdapat pula pemeriksaan Visus mata yang meliputi pengecekan ketajaman penglihatan, buta warna serta anatomi mata. Tak hanya itu, terdapat pula Pemeriksaan Gigi dan Mulut dimana pemeriksaan meliputi kondisi kesehatan gigi, kerapian, dan ketersediaan gigi geligi.

Untuk pemeriksaan THT Meliputi (Telinga, Hidung, Tenggorokan), serta Pemeriksan fisik luar yaitu pemeriksaan kulit, varises, hingga bentuk kaki (X atau O) serta kesesuaian postur tubuh, pengukuran tensi dan nadi.

Tak hanya itu, pemeriksaan kesehatan juga termasuk beberapa pemeriksaan lain sesuai ketentuan persyaratan pemeriksaan kesehatan Polri.

Sistem “One Day Service”

Polda Sulut menerapkan sistem pengumuman langsung di hari yang sama (One Day Service). Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, peserta akan langsung mengetahui apakah mereka dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

“Hasilnya langsung ditayangkan secara terbuka di layar monitor setelah pemeriksaan selesai. Jadi, peserta tahu persis di mana letak kekurangan mereka jika dinyatakan tidak lolos,” tambah Kabid Dokkes Polda Sulut.

Harapan untuk Putra-Putri Daerah

Seleksi Bintara Polri 2026 di Sulawesi Utara tahun ini menunjukkan antusiasme yang tinggi. Diharapkan melalui seleksi yang ketat dan transparan ini, Polda Sulut dapat menyiapkan perwakilan terbaik untuk dididik menjadi calon Bintara Polri yang berintegritas dan profesional.

Bagi peserta yang dinyatakan lolos Rikkes Tahap I, tantangan berikutnya sudah menanti, yakni Tes Psikologi dan Ujian Akademik yang dijadwalkan akan dilaksanakan dalam waktu dekat. (TL)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *