Manado, Merdeka1.online – Proses penerimaan anggota Polri kembali ditegaskan berlangsung transparan tanpa ruang bagi praktik percaloan. Penegasan itu disampaikan Karo SDM Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Slamet Waloya, saat menjadi narasumber dalam dialog dengan stasiun radio milik pemerintah, Senin (24/11/2025).
Dalam pemaparannya, Kombes Slamet mengatakan bahwa reformasi rekrutmen merupakan bagian dari transformasi SDM Polri. Ia menyebut, prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH) menjadi landasan dalam seluruh proses seleksi.
“Banyak perubahan sudah dilakukan. Misalnya, untuk transparansi, sekarang diberlakukan one day service. Peserta bisa langsung mengetahui hasil tes pada hari yang sama melalui sistem Computer Assisted Test (CAT),” ujarnya.
Ia menambahkan, keluhan masyarakat justru menjadi indikator bahwa proses seleksi semakin terbuka. Menurutnya, setiap komplain akan ditindaklanjuti sebagai bahan evaluasi.
Proses rekrutmen juga melibatkan pengawasan berlapis dari unsur internal seperti Propam dan Itwasda, hingga pengawas eksternal termasuk LSM. Selain itu, supervisi dari Mabes Polri turut memastikan seleksi berjalan sesuai aturan.
Di tengah maraknya laporan mengenai pihak-pihak yang menawarkan jasa kelulusan, Slamet Waloya meminta masyarakat tidak ragu melapor. “Jika ada yang mengaku bisa meluluskan, segera laporkan agar dapat kami tindak,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, ia juga memberikan pesan kepada para calon peserta rekrutmen untuk mempersiapkan diri dengan baik, mulai dari belajar, berlatih, hingga menjaga kondisi fisik dan kesehatan. (Tomy)

