Manado, Merdekasatu.online – Memasuki awal bulan suci Ramadan, aktivitas masyarakat di Manado mulai meningkat terutama di pusat-pusat perdagangan dan rumah ibadah. Umat muslim tampak mempersiapkan kebutuhan ibadah puasa, mulai dari belanja bahan pokok bahkan melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar.
Pantauan di Pasar Bersehati, jumlah pengunjung dalam beberapa hari terakhir terlihat lebih ramai dibanding hari biasa. Pedagang mengaku permintaan bahan pangan seperti beras, gula, santan, dan rempah-rempah mulai naik seiring persiapan masyarakat untuk memasuki bulan Ramadan.
“Sudah mulai banyak yang belanja untuk stok awal puasa. Biasanya ini akan terus ramai sampai Idul Fitri,” ujar Yanto, salah satu pedagang, Jumat (20/2/2026).
Selain pasar tradisional, persiapan juga terlihat di sejumlah masjid. Di Masjid Raya Ahmad Yani Manado, pengurus bersama jamaah melakukan kerja bakti membersihkan area ibadah, menata karpet, serta memeriksa fasilitas pendukung salat tarawih.
Hal yang sama dilakukan hampir di semua masjid di kota ini.Kegiatan serupa juga berlangsung di berbagai lingkungan warga. Masyarakat bergotong royong membersihkan halaman dan memperbaiki fasilitas umum sebagai bagian dari tradisi menyambut dan selama bulan suci.
Pemerintah daerah sebelumnya mengimbau masyarakat menjaga stabilitas harga dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Ketersediaan bahan pokok dipastikan tetap aman selama Ramadan di wilayah Sulawesi Utara.
Selain itu, sejumlah pedagang musiman mulai bersiap membuka lapak takjil yang biasanya ramai saat sore hari selama Ramadan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari dinamika ekonomi musiman yang selalu muncul setiap tahun.
Dengan meningkatnya aktivitas tersebut, suasana menyambut Ramadan mulai terasa di berbagai sudut kota, ditandai dengan persiapan ibadah, tradisi kebersamaan, serta pergerakan ekonomi masyarakat yang berangsur naik. (TL)

