Perkuat Standar Penanganan TKP, Polda Sulut Gelar Pelatihan First Responder

Oplus_131072

Manado, Merdekasatu.online — Upaya meningkatkan kualitas pembuktian ilmiah dalam proses penyidikan terus diperkuat Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Melalui kegiatan Coaching Clinic Bidlabfor Tahun Anggaran 2026, aparat kepolisian didorong untuk semakin presisi dalam menangani Tempat Kejadian Perkara (TKP), terutama pada tahap awal penanganan di lapangan.

Kegiatan yang dibuka oleh Irwasda Amin Litarso tersebut berlangsung di Hotel Peninsula Manado, Kamis (12/2), dan diikuti personel fungsi teknis dari tingkat Polda hingga Polres jajaran.

Mengusung tema First Responder: Penanganan Awal TKP yang Presisi dan Akuntabel, pelatihan ini menitikberatkan pada peran petugas pertama di lokasi kejadian sebagai penentu utama kualitas barang bukti yang akan diproses lebih lanjut secara forensik.

Dalam sambutan Kapolda yang dibacakan Irwasda, ditekankan bahwa dinamika penegakan hukum menuntut ketelitian tinggi sejak tahap awal. Kesalahan prosedur di TKP dinilai dapat berdampak langsung terhadap validitas pembuktian di tahap penyidikan hingga persidangan.

“Petugas yang pertama tiba di lokasi bukan hanya harus cepat, tetapi juga harus memahami langkah yang benar, terukur, dan sesuai standar operasional. Profesionalisme dan akuntabilitas menjadi kunci,” ujar Amin.

Coaching clinic ini juga dirancang untuk menyamakan persepsi antara personel Samapta sebagai first responder dan penyidik, sehingga tidak terjadi perbedaan pola tindak dalam pengamanan TKP maupun pengelolaan barang bukti.

Selain pemaparan materi, peserta mendapatkan penguatan teknis terkait standar pengamanan lokasi, dokumentasi awal, hingga koordinasi dengan laboratorium forensik guna memastikan setiap temuan memiliki nilai pembuktian ilmiah.Melalui kegiatan ini, kepolisian berharap penerapan prosedur yang lebih sistematis di lapangan dapat meningkatkan kualitas penyidikan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum yang objektif dan transparan.

Acara tersebut turut dihadiri pejabat utama kepolisian daerah, unsur Laboratorium Forensik, serta para instruktur yang memberikan pendalaman materi teknis kepada peserta. (Red)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *