Irjen Pol Dr. Roycke Harry Langie: Ketulusan Putra Pakuweru di Pucuk Pimpinan Polda Sulawesi Utara

Merdekasatu.online – Irjen Pol Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H., adalah sosok perwira tinggi Polri yang kini mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara. Penugasannya di tanah Nyiur Melambai bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan kepulangan seorang putra daerah yang menapaki karier dari desa hingga puncak kepemimpinan kepolisian di wilayah asalnya.

Lahir di Manado, 24 November 1970, Roycke Harry Langie berasal dari Desa Pakuweru, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan. Latar belakang sebagai anak daerah memberi warna tersendiri dalam pendekatan kepemimpinannya yaitu lebih membumi, komunikatif, dan menekankan kemitraan dengan masyarakat.

Latar Pendidikan dan Akademik

Karier Roycke Langie ditempa melalui jalur pendidikan kepolisian yang lengkap dan berjenjang. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994, kemudian melanjutkan pendidikan ke Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) pada 2004.

Pengembangan kepemimpinannya diperkuat melalui Sespim Polri (2011) dan Sespimti Polri (2018), dua institusi strategis pencetak perwira pimpinan Polri. Tidak berhenti di situ, Roycke Langie juga menekuni dunia akademik. Pada tahun 2025, ia resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Trisakti, dengan predikat cum laude.

Disertasinya mengangkat isu serius dan aktual: strategi optimalisasi kerja sama dalam pemberantasan tindak pidana perdagangan orang.

Jejak Karier dan Jabatan Strategis

Dalam perjalanan dinasnya, Irjen Pol Roycke Langie dikenal sebagai perwira yang lama berkecimpung di bidang reserse dan penegakan hukum. Sejumlah jabatan penting pernah diembannya, antara lain sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat, Kapolresta Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Bali, Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri, Kepala Korps Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas) Baharkam Polri.

Pengalaman lintas wilayah dan lintas fungsi tersebut membentuk karakter kepemimpinan yang tegas, sistematis, sekaligus adaptif terhadap dinamika sosial.

Menakhodai Polda Sulawesi Utara

Pada 20 September 2024, Irjen Pol Roycke Harry Langie resmi dilantik sebagai Kapolda Sulawesi Utara, menggantikan Irjen Pol Yudhiawan.Di bawah kepemimpinannya, Polda Sulut diarahkan untuk memperkuat profesionalisme, integritas, serta pelayanan publik yang humanis, sejalan dengan kebijakan nasional Polri Presisi. Ia sangat menaruh perhatian besar pada penguatan penegakan hukum yang berkeadilan, peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri, sinergitas dengan pemerintah daerah, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta stabilitas kamtibmas di wilayah Sulawesi Utara yang plural dan strategis.

Kehidupan Pribadi

Irjen Pol Roycke Harry Langie diketahui menikah dengan Joan Ferawati Koloay, S.E.. Meski mengemban jabatan strategis nasional, ia dikenal tetap menjaga kedekatan dengan keluarga dan akar sosialnya di Sulawesi Utara. Perjalanan Irjen Pol Dr. Roycke Harry Langie adalah potret perwira Polri yang meniti karier melalui kerja panjang, pendidikan berkelanjutan, dan pengalaman lapangan yang matang.

Dari Desa Pakuweru hingga ruang kerja Kapolda Sulut, jejaknya mencerminkan kombinasi antara ketegasan hukum dan sentuhan kearifan lokal. Sebuah modal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Nyiur Melambai.

Dari ruang kepemimpinannya, Pilkada serentak tahun 2024 berlangsung aman dan damai. Dalam catatan pemberantasan korupsi, di era Kapolda Sulut inilah dugaan korupsi yang menyeret tokoh agama terbesar di Sulut ditangani tanpa tebang pilih.

Penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), di mana beberapa pejabat daerah dan tokoh strategis ditetapkan sebagai tersangka. Kasus ini menarik perhatian publik dan menuntut pendekatan hukum yang transparan serta adil agar kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum tetap terjaga.

Hukum adalah Panglima dan Irjen Pol Roycke Harry Langie berdiri sebagai Panglimanya. Tak goyah karena tekanan publik dan tangan-,tangan tak terlihat, kasus ini telah memasuki babak akhir persidangan karena penanganan dari tangan penyidik Polda Sulut yang serius dan transparan.

Tak sampai disitu, buah ketulusan dan integritas Irjen Pol Roycke Harry Langie telah merubah wajah Polda Sulut menjadi lebih baik dengan. Kepercayaan publik bertumbuh terhadap kinerja polisi dibawah tangan putra asli Tanah Nyiur Melambai ini.

Kehadirannya sebagai pucuk pimpinan Polda Sulut memberi warna berbeda dalam proses menciptakan iklim kondusif di “Bibir Pasifik.” Ia bekerja dengan sepenuh hati untuk menjaga kedamaian dan terus menjaga Marwah kepolisian sebagai institusi penegakan hukum. (Tomy)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *