Lhokseumawe, Merdekasatu.online — Upaya percepatan penanganan bencana di Aceh kembali mendapat perhatian serius dari Polri. Sejumlah bantuan logistik diterbangkan menuju Lhokseumawe menggunakan Pesawat Poludara CN 295/P-4501. Hal ini tentu saja sebagai bentuk dukungan langsung Kapolri kepada warga terdampak.
Bantuan tersebut diserahkan di lokasi bencana oleh Asisten Operasi (Asops) Kapolri, Komjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, yang hadir mewakili Kapolri. Kehadirannya bukan hanya untuk memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran, tetapi juga memberikan dukungan moril bagi personel dan petugas gabungan yang bekerja nonstop di lapangan.
Dukungan Logistik untuk Penanganan Darurat
Bantuan yang dikirimkan mencakup perlengkapan vital untuk operasi tanggap darurat, antara lain 1 unit perahu karet, 1 unit mesin Yamaha, 1 unit alas perahu, 2 unit power station, 4 unit solar panel, 20 dus MPT-FT, 10 dus pemanas MTP, 27 dus makanan siap saji, dan 1 unit tenda. Peralatan tersebut ditujukan untuk mendukung mobilitas petugas, kebutuhan dasar warga, serta operasional di lokasi terdampak.
Pesan Tegas dari Kapolri
Dalam keterangannya, Fadil Imran menegaskan bahwa misi ini merupakan instruksi langsung Kapolri untuk memastikan seluruh bantuan tiba dan digunakan secara optimal.
“Bapak Kapolri memerintahkan kami memastikan bantuan ini diterima tepat waktu oleh masyarakat yang membutuhkan. Polri hadir untuk memberikan dukungan nyata bagi warga, sekaligus menjaga semangat seluruh personel di lapangan,” ujarnya, Selasa (2/12).
Ia menambahkan bahwa Kapolri menekankan pentingnya penanganan yang cepat, humanis, dan terkoordinasi. “Pesan beliau sangat jelas yaitu bantu masyarakat, kuatkan petugas, dan pastikan Polri berada di garis terdepan dalam setiap misi kemanusiaan,” lanjutnya.
Harapan Pemulihan Lebih Cepat
Pengiriman bantuan ini diharapkan dapat memperkuat operasi tanggap darurat sekaligus mempercepat proses pemulihan di wilayah Lhokseumawe. Dengan dukungan logistik dan personel yang memadai, Polri menegaskan komitmennya untuk terus berada bersama masyarakat hingga kondisi kembali pulih. (Tomy)

