Mitra, Merdekasatu.online – Mafia solar tak tak pernah berhenti menjalankan aktivitas melawan hukum. Mereka terus menjarah BBM solar bersubsidi tanpa merasa takut. Di Desa Tababo, Kecamatan Belang, Minahasa Tenggara, permainan mereka semakin masif, merajalela, bahkan di depan hidung aparat penegak hukum. Polsek Belang seperti melempem dan tak mampu melakukan penindakan.
Pantauan Merdekasatu.online, Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 00.30 Wita, sebuah gudang solar ilegal yang terletak di Desa Tababo Selatan Jaga 3, dijaga ketat sekelompok anak muda. Mereka duduk dan memarkir kendaraan motor melintang di jalan akses masuk menuju gudang. Ada sekitar sepuluh orang dengan tatapan curiga dengan keberadaan kendaraan asing yang lewat.
“Ada banyak gudang dan tempat penampungan solar ilegal disini. Memang bisnis haram solar ilegal disini merajalela,” ujar salah seorang warga yang menolak namanya dipublikasi saat ditemui sebelumnya.
Tababo memang surga bagi pemain solar ilegal. Tak hanya satu dua gudang yang ada di salah satu desa di kecamatan Belang ini, namun beberapa titik tertentu berdiri dengan kokoh dan angkuh tanpa sentuhan hukum. Belum lagi SPBU Tababo-Belang yang begitu memanjakan “konsumen khusus” ini. Aktivitas pengetapan kendaraan mafia BBM berlangsung dengan sangat berani meski Mako Polsek Belang terletak tak jauh dari SPBU. Aparat seperti tertidur saat kegiatan melawan hukum berlangsung. Hingga tengah malam, dalam kondisi lampu SPBU padam, truk-truk pengangkut solar ilegal dengan bebasnya mejeng di lokasi SPBU.
Beberapa nama yang sangat familiar di Minahasa Tenggara sebagai “Ratu dan Raja” solar terus disebut-sebut sebagai pemain besar. Parahnya lagi, mereka adalah orang-orang dekat penguasa Minahasa Tenggara. Sebut saja DK alias Dilan, VR alias Vanda dan beberapa nama lain sebagai jaringan mereka seperti Alfa, Riri, dan Wanti. Nama-nama ini seperti menepuk wajah aparat kepolisian atas tindakan berani mereka melumat Solar Subsidi milik rakyat.
Masyarakat sangat berharap adanya tindakan tegas polisi dalam menindak praktik-praktik haram jadah tersebut. Jika tidak, itu sama artinya negara kalah terhadap mafia solar. Hukum dikangkangi (Red)

