Dipimpin Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, Ribuan Personel Polisi Bersihkan Sampah di Jalur Wisata Boulevard

Oplus_131072

Manado, Merdekasatu.online — Aktivitas pagi di kawasan Boulevard Manado tampak berbeda pada Jumat (6/2/2026). Sejak matahari belum sepenuhnya naik, ribuan personel kepolisian sudah menyebar di sepanjang pesisir, memungut sampah yang selama ini mencemari salah satu wajah utama pariwisata Kota Manado.

Aksi bersih-bersih tersebut melibatkan jajaran Polda Sulawesi Utara dan Polresta Manado, sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat terkait penguatan kepedulian lingkungan. Kawasan yang disasar meliputi Jalan Boulevard 1 hingga pusat wisata Megamas, yang dikenal sebagai ruang publik favorit warga dan wisatawan.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, bersama Wakapolda Brigjen Pol Awi Setiyono serta sejumlah pejabat utama Polda Sulut. Lebih dari 1.000 personel diterjunkan, menyisir area pesisir, trotoar, dan ruang terbuka yang kerap menjadi titik penumpukan sampah.

Menurut Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, kerja bakti tersebut merupakan bagian dari sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga kawasan strategis, terutama destinasi wisata yang menjadi etalase daerah.

“Polda Sulut mendapat tanggung jawab di sepanjang Boulevard 1 dan kawasan Megamas. Kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WITA dan sekitar satu jam kemudian area sudah terlihat jauh lebih bersih,” ujar Awi Setiyono di sela kegiatan.

Ia menilai persoalan kebersihan tidak bisa diselesaikan hanya dengan aksi sesaat, melainkan membutuhkan perubahan perilaku masyarakat. Salah satu yang disoroti adalah kebiasaan penggunaan plastik sekali pakai yang masih tinggi.

“Kesadaran masyarakat harus dibangun. Mulai dari hal sederhana seperti membawa tempat minum sendiri dan membuang sampah pada tempatnya. Ini soal budaya hidup bersih,” katanya.

Boulevard dan Megamas selama ini menjadi magnet wisata, baik bagi warga lokal maupun pengunjung dari luar daerah dan mancanegara. Aktivitas olahraga air, rekreasi keluarga, hingga ruang bersantai menjadikan kawasan ini rawan tercemar jika tidak dijaga bersama.

Pihak kepolisian pun mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, bukan hanya saat ada kegiatan seremonial, tetapi sebagai kebiasaan sehari-hari.

“Lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab bersama. Kalau kawasan ini terawat, yang diuntungkan bukan hanya pariwisata, tapi juga kesehatan dan kenyamanan masyarakat,” pungkas Wakapolda. (TL)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *