Manado, Merdeka1.online – Memasuki bulan November, Kota Manado kembali berada dalam periode cuaca basah yang menjadi ciri khas awal musim penghujan di wilayah Sulawesi Utara. Sejumlah indikator cuaca menunjukkan tren peningkatan curah hujan, kelembapan tinggi, serta potensi cuaca ekstrem yang perlu diantisipasi masyarakat.
Data klimatologi menunjukkan suhu harian di Manado pada November berada di kisaran 29–31 derajat Celsius pada siang hari, sementara suhu malam berkisar 23–24 derajat Celsius. Kondisi panas tersebut berpadu dengan kelembapan rata-rata di atas 80 persen, membuat udara terasa lebih gerah dan lembap.
Di sisi lain, presipitasi bulanan diperkirakan berkisar 260 milimeter, dengan jumlah hari hujan mencapai 15 hingga 24 hari sepanjang November. Tingginya intensitas hujan berpotensi memicu genangan di sejumlah titik rawan, terutama di kawasan pusat kota dan daerah dengan drainase terbatas.
BMKG sebelumnya mengingatkan bahwa periode Oktober hingga Desember merupakan fase aktif hujan di pesisir Manado. Kombinasi suhu permukaan laut yang hangat—diperkirakan sekitar 29–30 derajat Celsius—dan angin yang menguat dari arah timur-laut turut mempengaruhi pembentukan awan hujan di wilayah pesisir. Aktivitas masyarakat pun terdampak. Para nelayan lokal diminta lebih berhati-hati terhadap gelombang tinggi yang kerap menyertai hujan badai.
Sementara itu, wisatawan yang berkunjung ke pusat destinasi seperti Bunaken, Malalayang Beach Walk, atau kawasan pegunungan Tomohon disarankan memperhatikan prakiraan cuaca harian untuk menghindari hujan mendadak.
Meski begitu, Manado tetap menerima sekitar 7–8 jam sinar matahari per hari, memberi ruang bagi kegiatan luar ruangan asalkan dilakukan di waktu yang tepat. Kondisi ini membuat cuaca kota tetap dinamis—terang pada pagi hari, lalu berpotensi hujan lebat di sore hingga malam.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diimbau meningkatkan kesiapsiagaan, terutama dalam memastikan saluran air berfungsi optimal dan melakukan pemantauan titik rawan banjir. Masyarakat pun diharapkan tetap waspada terhadap potensi hujan deras dan menjaga keselamatan saat beraktivitas di luar rumah.
Dengan intensitas hujan yang cenderung meningkat hingga akhir bulan, November menjadi momentum bagi warga Manado untuk lebih siaga dan adaptif menghadapi perubahan cuaca yang cepat dan tidak menentu. (TL)

