Catatan Sebulan Terakhir: Bid Propam Polda Sulut Perkuat Disiplin Internal

Manado, Merdekasatu.online — Satu bulan terakhir ini, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sulawesi Utara menunjukkan intensitas tinggi dalam menjaga kedisiplinan jajaran kepolisian. Melalui inspeksi mendadak, pembinaan etika profesi, hingga sosialisasi mekanisme pengaduan publik, Propam mempertegas komitmennya sebagai garda terdepan penegakan disiplin di lingkungan Polri.

Gaktibplin Beruntun di Berbagai Polres

Serangkaian kegiatan Gaktibplin (Penegakan Ketertiban dan Disiplin) tercatat berlangsung di hampir seluruh polres, termasuk Polresta Manado, Polres Tomohon, Polres Kotamobagu, Polres Minahasa Utara, Polres Minahasa, hingga Polres Bitung. Pemeriksaan meliputi kerapian seragam, kelengkapan identitas, sikap tampang, hingga kepatuhan administrasi.

Di Polres Tomohon, Tim Propam bahkan menemukan 16 pelanggaran administrasi, yang langsung ditindaklanjuti dengan arahan perbaikan serta teguran kepada personel terkait.

Kegiatan serupa juga berlangsung di Polresta Manado, di mana sejumlah personel menerima teguran administratif sebagai bagian dari upaya peningkatan kedisiplinan.

Di Polres Kotamobagu dan Minahasa Utara, pemeriksaan menyasar kelengkapan atribut dan kepatuhan terhadap ketentuan seragam, sementara di Polres Bitung, pemeriksaan identitas dan tata seragam menjadi fokus utama.

Pendekatan Humanis dan Pembinaan Etika

Selain pemeriksaan teknis, Bid Propam juga meningkatkan pembinaan melalui pendekatan edukatif. Subbid Wabprof menggelar pembinaan etika profesi di Polres Minahasa Tenggara dan beberapa daerah lain, memberikan sosialisasi terkait pencegahan perilaku menyimpang serta penguatan pemahaman Kode Etik Profesi Polri.

Sementara di Polres Minahasa, pemeriksaan dilakukan dengan pendekatan lebih humanis agar personel merasa terbina, bukan semata-mata diawasi.

Transparansi Melalui Layanan Yanduan Propam

Salah satu langkah strategis Propam Sulut tahun ini adalah memperluas jalur pelaporan masyarakat. Melalui kanal digital seperti Instagram Yanduan Propam dan QR-code pengaduan, publik kini memiliki akses lebih mudah untuk melaporkan potensi pelanggaran anggota Polri. Upaya ini menjadi bagian dari kampanye peningkatan transparansi dan akuntabilitas.

Dengan kemudahan kanal aduan, Propam berharap masyarakat semakin terlibat dalam pengawasan kinerja Polri, sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui mekanisme pengawasan yang terbuka.

Konsistensi sebagai Kunci

Rentetan kegiatan dalam satu bulan terakhir memperlihatkan pola kerja Propam yang konsisten. Mengawasi, menegur, dan memperbaiki pelanggaran administrasi dan tata tertib. Mendidik dan membina personel melalui pendekatan etika profesi, membuka ruang transparansi bagi publik untuk ikut mengawasi.

Intensitas kegiatan ini juga menunjukkan bahwa Polda Sulut serius meminimalkan pelanggaran internal, memastikan setiap anggota tampil profesional di lapangan, sekaligus menjaga marwah institusi Polri.

Kabid Propam Polda Sulut Kombes Pol Reindolf Unmehopa, mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk menjaga disiplin anggota sebagai bentuk komitmen terhadap upaya peningkatan kapasitas Polri.

“Iya benar, langkah ini kami lakukan untuk terus menjaga profesionalisme anggota dalam upaya menuju Polri yang Presisi,” ujarnya saat dihubungi Merdekasatu.online, Kamis (4/12/2025), pagi. (Tomy)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *